Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 April 2009

Prediksi Penurunan Pendapatan GOOGLE

Sementara para investor dengan tidak sabarnya menunggu Google untuk mengumumkan laporan pendapatan dari kuartal pertamanya, Imran Khan, analis J.P. Morgan, menulis sebuah catatan yang memprediksi bahwa Google akan mengalami penurunan 2% dibandingkan tahun lalu dan 13% dibandingkan kuartal terakhir. (perkiraan sebelumnya adalah peningkatan sebesar 5%).
Apa yang membuatnya mengubah perhitungannya? Selama Februari, comScore menunjukkan penurunan dalam aktivitas pencarian di AS dan pemeriksaan yang dilakukannya sendiri dengan para marketer mesin pencari membuatnya percaya bahwa pencarian berorientasi komersil mengalami penurunan selama kuartal pertama ini. Hal ini menjadi penting, karena sampai saat ini mesin pencari adalah segmen tersehat dari industri periklanan online. Dan walaupun pertumbuhan dari periklanan pencarian terus melambat secara dramatis tetapi sampai saat ini belum pernah terjadi penurunan. Apakah kuartal ini akan menjadi kuartal pertama bagi Google dimana terjadi penurunan dalam hal pendapatan?
Ada kemungkinan kekhawatiran tersebut menjadi kenyataan jika melihat dari kondisi Google saat ini – pengurangan pekerja kontrak dan bahkan beberapa ratus staf tetap, pembatalan berbagai proyek, dan berbagai pemotongan lainnya. Khan memperkirakan semua pemotongan ini dapat membantu Google memotong biaya sebesar 450 juta US$ di tahun ini. Khan juga percaya bahwa sekitar 20% dari pengiklan di Google akan mengurangi pemasangan iklan mereka sebagai akibat dari lesunya ekonomi global.

See Original : udaramaya.com
More about “Prediksi Penurunan Pendapatan GOOGLE”  »»

Senin, 30 Maret 2009

Chrome Adalah Dinding Browser Tangguh

Para pengembang browser mengklaim kalau mereka selalu menanggapi laporan mengenai celah keamanan pada browser dengan cepat dan membanggakan kemampuan mereka untuk memperbaikinya. Keamanan menjadi suatu faktor penting bagi semakin pengguna browser yang semakin hari semakin banyak menggunakan browser untuk melakukan kegiatan penting seperti e-banking, namun juga sangat sulit dinilai sebaik apa tingkat keamanan suatu browser. Kebanyakan pengembang hari ini hanya menampilkan benchmark yang menampilkan kelengkapan fitur dan seberapa cepat kemampuan browser dalam membuka situs dan mengolah kode Javascript.

Banyak celah keamanan tidak akan ditemukan tanpa melakukan pengujian secara menyeluruh dan kita juga tidak tahu banyak tentang celah keamanan yang terdapat pada browser yang sekarang ini kita pakai. Bagaimana jika lubang tersebut berhasil ditemukan dan dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab? Untuk itu diadakanlah kompetisi Pwn2Own salah satu acara di konferensi keamanan tingkat dunia, CanSecWest 2009 di , British Columbia, Kanada.

Tentang Pwn2Own

Sebuah kompetisi tahunan yang ketiga kalinya dan berlangsung selama tiga hari (18-20 Maret 2009). Kompetisi ini mempertemukan para ahli dan antusias dari berbagai komunitas keamanan di mana mereka saling berlomba untuk mendemonstrasikan kemampuan masing-masing dalam menemukan dan membobol web browser dan juga perangkat mobile.

Web browser yang diikutkan dalam perlombaan ini adalah Firefox, Internet Explorer, Safari dan Chrome yang semuanya sudah mendapatkan versi stabil dan update terakhir. Semua browser ini dioperasikan di laptop Vaio P dengan sistem operasi Windows 7 dan Macbook dengan Mac OS X.

Peserta pertama yang berhasil membobol keamanan dari salah satu browser akan berhak memiliki laptop yang dibobol secara cuma-cuma dan ditambah pula dengan uang dari TippingPoint sebagai sponsor acara sebesar $5,000 USD untuk tiap bug yang ditemukan.

Jalannya Lomba

Di hari pertama perlombaan ini Charlie Miller menjadi orang pertama yang berhasil membobol kelemahan browser dan mengambil alih kontrol. Korbannya adalah Safari di Mac OS X dan dia berhasil melakukannya hanya dalam waktu 10 detik!

"Mereka klik link-nya dan saya mengambil alih kontrol dari sistem," kata Miller yang juga memenangkan perlombaan yang sama tahun lalu dengan catatan waktu 2 menit. Peserta lainnya, Nils juga tampil mengagumkan dengan sedikit tweak berhasil mengelabuhi browser IE8 dan berbagai teknologi keamanan terakhir yang didesain Microsoft- DEP (Data Execution Prevention) seperti halnya ASLR (Address Space Layout Randomization). Beberapa anggora dari tim sekuriti Microsoft juga hadir untuk menyaksikan proses pembobolan ini.

Tidak sampai di situ saja, Nils juga berhasil membobol Safari untuk yang kedua kalinya dengan teknik eksploitasi yang berbeda dari Miller. Hari pertama seperti sudah akan berakhir, tetapi Nils mendaftarkan diri untuk mencoba melewati tantangan browser dari Mozilla. Entah bagaimana caranya dia berhasil menemukan celah keamanan yang belum banyak diketahui orang dan akhirnya Firefox menjadi korban ketiga Nils. Anda bisa hitung sendiri berapa uang yang didapatkan peneliti keamanan yang masih muda ini dan belum ditambah laptop yang bisa dia bawa pulang di hari pertama.

Chrome Tetap Berdiri Tegak

Chrome, browser yang baru diikut sertakan dalam perlombaan ini di hari pertama tidak sempat dicoba untuk dibobol dan di hari kedua malah tidak ada satu pun peserta yang berhasil, walaupun peraturan mengenai tata cara penggunaan teknik yang diperbolehkan di hari kedua ini tidak seketat di hari pertama (tanpa plugin, seperti Flash, Java, .net, quicktime, dll), begitu pun di hari ketiga yang menjadi hari terakhir dan penutup kompetisi ini.

Chrome bukannya tidak memiliki bug sama sekali, Miller mengatakan kalau dia telah menemukan lubang keamanan di browser milik Google tersebut, tapi dia tidak dapat melakukan eksploitasi karena fitur sandboxing dan beberapa fitur pengamanan Chrome terbukti merupakan dinding pertahanan yang sangat tangguh. Eksploitasi belum dapat dimungkinkan menggunakan teknik yang ada saat ini.

Mobile Platform Masih Aman

Hal menarik dari hasil kompetisi ini selain ketangguhan Chrome adalah para peserta kesulitan untuk mencoba membobol keamanan dari perangkat mobile yang diperlombakan seperti Blackberry, G1 (Android), iPhone, Nokia (Symbian) dan HTC Touch (Windows Mobile). Sampai hari terakhir tidak ada yang sanggup mendemonstrasikan usaha pencurian data dari perangkat-perangkat tersebut. Padahal orang pertama yang berhasil membobolnya maka perangkat tersebut boleh dibawa pulang ditambah gratis kontrak satu tahun dari operator dan uang $10,000 USD per bug-nya, lebih besar dari nilai untuk bug di browser.

Lalu apa yang menyebabkan lingkungan dari sistem operasi mobile sulit ditembus? Blog TippingPoint disebutkan kalau lingkungan perangkat mobile memiliki keterbatasan pada memori dan kekuatan prosesor. Celah keamanan pasti ada, hanya saja dikarenakan dua keterbatasan tersebut membuat kegiatan eksploitasi menjadi sangat sulit dan tidak dapat diprediksi.

Faktor lainnya adalah pabrik pembuat perangkat keras yang lebih bervariasi dan jenis jaringan yang digunakan. Kemungkinan pada acara yang sama tahun depan komunitas akan lebih siap untuk membobol perangkat mobile dan menciptakan teknik pembobolan generasi terbaru khusus perangkat mobile, Micro Exploits.

Fakta menarik lain yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah adanya lubang keamanan serius di IE yang sudah lama tidak mendapatkan patch, namanya Token Kidnapping yang sudah dilaporkan ke Microsoft sejak setahun yang lalu oleh para ahli keamanan.

Pemenang kontes pertama, yaitu Miller mengatakan kepada ZDNet bahwa ia "tidak akan memberikan bug secara gratis. Bahkan saya mempunyai kampanye baru. Namanya TIDAK ADA LAGI BUG GRATIS. Celah keamanan memiliki bernilai tinggi, jadi sangat aneh jika bekerja keras untuk menemukan bug, menuliskan cara eksploitasinya kemudian dilepaskan begitu saja."

Celah keamanan yang ditemukan Miller di Safari sebenarnya sudah ia temukan setahun lalu dan dipersiapkan dengan matang untuk diperlombakan pada tahun ini. Dia juga sebelum perlombaan sudah meramalkan kalau browser Safari akan menjadi browser yang paling rentan dibobol. Menurut Miller browser di Windows lebih sulit karena kehadiran fitur ASLR dan fitur pengamanan lainnya.

Apakah Anda khawatir bug Miller akan langsung dimanfaatkan oleh para penjahat dunia maya untuk membobol browser Anda? Jangan terburu takut dulu, para pemenang kontes tersebut telah diminta untuk menandatangani perjanjian umum ZDI (Zero Day Initiative) untuk tidak mempublikasikan temuan bug mereka dan melaporkan bug tersebut ke masing-masing pengembang browser. Informasi teknis mengenai kelemahan yang ditemukan tidak akan dibeberkan sampai pihak pengembang selesai membuat patch-nya.

Pesan penting yang bisa kita dapatkan dari kegiatan ini adalah apapun browser yang Anda pakai, selalu saja ada seseorang di luar sana yang bekerja keras untuk mencari celah keamanan dan mengambil keuntungan pribadi darinya, termasuk untuk memenangi hadiah menggiurkan yang disediakan panitia kompetisi Pwn2Own.

Memang penyakit selalu datang lebih awal dibandingkan obatnya, tapi jangan dipermudah infeksinya dengan tidak pernah melakukan update aplikasi sama sekali. Selain antivirus aplikasi lain yang tidak berhubungan dengan masalah keamanan juga penting untuk Anda pantau perkembangan update terbarunya dan lakukan perbaruan secara berkala.

More about “Chrome Adalah Dinding Browser Tangguh”  »»

Rabu, 25 Maret 2009

Google Pamer Kinerja Chrome

Browser wars antara baik yang closed source maupun yang open source terus berjalan dan masih menarik untuk dilihat kelanjutannya. Persaingan saat ini difokuskan pada kinerja dari engine browser untuk membuka halaman web, terutama dalam meng-eksekusi kode Javascript yang saat ini sudah banyak dipakai. Google sebagai salah satu pemain utama dalam perang ini dengan browser andalannya, yaitu Chrome, sepertinya berusaha untuk merubah arah persaingan dengan meluncurkan situs ChromeExperiments.com.

Situs yang berisi banyak aplikasi-aplikasi berbasis Javascript ini dibuat khusus untuk mendemonstrasikan kemampuan engine Javascript V8 yang tertanam di dalam Chrome, tapi tidak menutup kemungkinan browser lain seperti Firefox, Safari dan Opera untuk menggunakannya. Yang menjadi masalah adalah saat Anda klik kotak Launch Experiment Anda akan sering mendapatkan pesan peringatan yang isinya seperti berikut.

"We recommend you launch this experiment in Google Chrome.
It may run slower, or not at all, in other browsers.”
[Okay, I’ll download Google Chrome]
[I’m willing to risk it]"

Situs tersebut juga mempersilakan para desainer dan programmer dari seluruh dunia untuk ikut berpartisipasi dengan mengunggah hasil eksperimen mereka yang dibangun dari kode Javascript. Jika hasil karyanya dianggap menarik, maka akan ditampilkan di halaman situs tersebut.

Di situs sudah tersedia lebih dari dua puluh hasil eksperimen yang siap Anda coba. Dan di bawah ini beberapa contoh hasil karya yang saya anggap menarik.
Browser Talk
Eksperimen ini akan memunculkan dua jendela browser, satu berukuran besar dengan gambar wajah dan satunya lagi berukuran kecil dengan gambar mulut. Setelah menghubungkan microphone ke komputer, setiap kali kita mengucapkan sesuatu melalui mic maka jendela browser yang kecil tadi akan bergerak naik turun seperti gerakan mulut yang sedang berbicara. Semakin besar suara yang Anda keluarkan, maka akan semakin memanjang ke bawah mulutnya terbuka.

Canopy
Eksperimen ini akan dimunculkan dalam bentuk fractal berupa tangkai dan ranting pohon yang terus menerus tumbuh. Saat kita klik Play maka seakan-akan kita jatuh sambil melihat pertumbuhan tangkai pohon, kita bisa mempercepat dan mengarahkan gerakan jatuh dengan klik kursor. Bentuk tangkai yang sedang tumbuh juga bisa dimanipulasi dengan klik pilihan Mutate dan Bloom.

Monster
Demonstrasi ini menampilkan animasi yang dapat dilakukan browser tanpa bantuan plugin tambahan. Seperti yang kita tahu untuk membuat animasi di web kebanyakan orang menggunakan Adobe Flash yang terinstal di browser. Kini hanya dengan menggunakan Javascript dan teknologi Canvas (elemen di HTML5), browser yang sudah mendukung teknologi tersebut dapat langsung menjalankan grafik, animasi, game dan komposisi gambar tanpa plugin tambahan. Eksperimen berjudul Monster ini menampilkan gambar 3D dengan bentuk awal berupa kubus, lalu berubah menjadi bentuk bola dan monster.

Twitch

Eksperimen berupa game yang sangat unik. Game ini memanfaatkan setiap jendela Chrome yang sudah dibentuk sedemikian rupa sebagai arena bermainnya. Tujuan dari game ini adalah memindahkan bola dari satu lubang ke lubang lain dengan terlebih dahulu melewati rintangan yang ada. Game bergenre puzzle ini pertama kali akan memunculkan satu jendela kecil, kemudian Anda akan masuk ke jendela yang muncul di sebelahnya untuk menyelesaikan permainan, tiap kali berhasil memecahkan permainan maka akan muncul jendela berikutnya dan tantangan yang baru. Di game ini kita dituntut untuk menyelesaikan permainan dengan cepat.

Ball Pool
Ini adalah eksperimen javascript yang membantu Anda kembali ke masa kanak-kanak. Saat dimulai Anda akan melihat beberapa lingkaran yang berjatuhan. Lingkaran yang muncul bisa Anda gerakkan dengan klik dan drag. Gerakan yang dihasilkannya seperti bola di dunia nyata yang akan menggelinding dan memantul-mantul mengikuti hukum gravitasi. Jumlah lingkaran bisa ditambah dengan mengklik bagian yang kosong dan klik dua kali untuk memulai ulang permainan dari awal dengan warna yang berbeda.

JS Touch
Seperti halnya Monster, eksperimen ini memanfaatkan javascript dan teknologi canvas untuk menampilkan objek 3D. Gerakkan kursor untuk merubah perspektif gambar. Terdapat 3 buah demo yang pertama menampilkan kain yang menggantung dan bisa kita ayunkan dengan mengkliknya, kemudian yang kedua menampilkan model 3D karakter anime Miku jika di klik tangnnya akan bergerak, dan yang terakhir Apple iPod.

More about “Google Pamer Kinerja Chrome”  »»

Minggu, 22 Maret 2009

Google Voice

Jika Google Search merevolusi Web, dan Gmail merevolusi layanan e-mail gratis, maka satu hal yang pasti: Google Voice, diluncurkan Kamis kemarin, akan merevolusi penggunaan telepon. Google Voice akan menyatukan nomor-nomor telepon Anda, mengubah pesan suara menjadi teks yang dapat dibaca (transcribe), memblokir telemarketer dan meningkatkan pesan-pesan teks menjadi komunikasi kelas satu. Dan itu baru awalnya saja.

Sejarah GrandCentral

Google Voice lahir tahun 2005 sebagai GrandCentral. GrandCentral sendiri, pada masanya, cukup revolusioner.

GrandCentral bermaksud mengatasi kerepotan memiliki lebih dari satu nomor telepon (rumah, kantor, ponsel, dst), antara lain: harus memeriksa beberapa mesin penjawab (answering machine) yang berbeda. Missed call saat orang lain menelepon ponsel Anda padahal Anda di rumah (atau sebaliknya). Harus mengirim e-mail di kantor yang menyatakan, "Hari Kamis jam 17 sampai 20:30, telepon ponsel saya. Selama weekend, telepon ke rumah," belum lagi setiap kali Anda haurs mengubah nomor telepon saat Anda pindah kerja atau pindah rumah. Solusi GrandCentral adalah dengan memberikan Anda sebuah nomor telepon tunggal yang baru, di nomor area yang bisa Anda pilih. Saat seseorang menelepon uni-number Anda, semua telepon Anda akan berdering saat bersamaan.

Tidak perlu lagi orang-orang mencari keberadaan Anda dengan menelepon beberapa nomor berbeda; tidak peduli Anda ada di mana, uni-number Anda akan menemukan Anda. Dan semua pesan voice mail akan masuk dalam sebuah voice mail box tunggal, di dalam Web. (Anda juga bisa menelepon ke voice mail box Anda seperti biasanya).

Melalui Web, Anda bisa memutar ulang pesan-pesan Anda atau bahkan mengunduh mereka sebagai berkas audio untuk diarsipkan. Anda bahkan bisa meminta untuk diberitahu via e-mail jika ada voice mail baru. Tetapi tunggu, masih banyak lagi! Setiap kali Anda menjawab panggilan, sementara penelepon masih mendengar nada panggil, Anda mendengar sebuah pesan menawarkan 4 cara menangani panggilan itu: "Tekan 1 untuk menerima, 2 untuk dikirim ke voice mail, 3 untuk sambil mendengarkan voice mail, atau 4 untuk menerima dan merekam panggilan." Jika Anda menekan 3, panggilan akan dialihkan ke dalam voice mail, tapi Anda bisa 'mencuri dengar'. Jika Anda merasa panggilan ini penting, Anda bisa menekan * (bintang) untuk menerima panggilan tersebut. Fitur sederhana ini menghemat waktu, menghemat menit seluler, dan dalam kasus-kasus tertentu, mencegah konflik interpersonal.

GrandCentral juga memungkinkan Anda merekam sapaan voice mail yang berbeda untuk orang-orang yang berbeda: "Hei, chayanquw, tinggalkan rayuanmu..." untuk pacar Anda, atau "Halo, Bos! Saya sedang nyari duit buat perusahaan nih!" untuk kantor Anda.

Anda juga bisa menentukan telepon mana saja yang berdering untuk orang-orang tertentu. (Bahkan, untuk orang-orang yang benar-benar menyebalkan, Anda bisa meminta GrandCentral untuk menjawab dengan pemberitahuan, "Nomor yang Anda panggil tidak terdaftar").

Juga keren: Kapanpun dalam panggilan, Anda bisa menekan tombol * (bintang) untuk membuat semua telepon Anda berdering kembali, jadi Anda bisa pindah telepon dalam panggilan. Sebagai contoh, kalau Anda ingin keluar rumah, Anda bisa memindahkan panggilan tersebut dari telepon rumah ke nomor ponsel Anda.

GrandCentral juga memberikan filter telemarketing, blocking panggilan off-hour ("jangan telepon BlackBerry saya saat weekend") dan segudang fungsi-fungsi lainnya. Untuk orang-orang dengan kehidupan yang rumit, GrandCentral adalah bagaikan udara segar. Rasanya seperti kekuatan rahasia yang tidak dipunyai orang lain.

Masuknya Google
Lalu, tahun 2007, Google mengakuisisi GrandCentral. Google menghentikan penerimaan anggota baru, menghentikan pengembangan (atau setidaknya terlihat seperti itu) dan tampaknya melupakan GrandCentral samasekali. Para pengguna awal, beberapa ratus ribu anggota, tetap bisa menggunakan fitur GrandCentral. Tapi sembari waktu berlalu, semangat mereka memudar. Bulan Januari, Salon.com menulis editorial berjudul, "Yang Terakhir Keluar GrandCentral, Tolong Matikan Lampu".

Tapi ternyata, siapa yang tertawa belakangan tertawa paling bahagia. Google diam-diam terus mengembangkan GrandCentral. Mulai Kamis, pengguna GrandCentral bisa meng-upgrade menjadi Google Voice. Dan dalam beberapa minggu, setelah debugging selesai, Google akan membuka layanan Google Voice kepada semua orang.

Google Voice
Google Voice akan tampil sebagai situs web yang bersih dan dirancang ulang bagaikan sebuah in-box, seperti Gmail. Google Voice mempertahankan semua fitur asli GrandCentral -- tapi lebih penting, menawarkan 4 fitur baru yang revolusioner.

Pencatatan voice mail gratis: Mulai sekarang, Anda tidak perlu mendengarkan pesan-pesan Anda secara berturutan; bahkan, Anda tidak perlu mendengarkan pesan-pesan Anda. Dalam hitungan detik, semua rekaman voice mail akan diubah menjadi teks tertulis, yang bisa ditampilkan sebagai pesan e-mail atau SMS.

Ini sangat luar biasa. Artinya mulai sekarang Anda bisa melakukan pencarian, penyortiran, penyimpanan, forward, dan copy-paste terhadap pesan-pesan voice mail.

Tidak ada peranan manusia di sini; semuanya dilakukan oleh perangkat lunak. Akibatnya, pencatatan seringkali tidak sempurna. Sebagai contoh, perangkat lunak Google tampaknya tidak mengenali tanda baca. ("ohhh halo ini michelle saya cuman mau ngasih tahu tadi malam asyik banget dan senang bisa berjumpa lagi oke nanti saya telepon lagi bye bye")

Tentu ada kesalahan pencatatan; orang-orang saja susah mendengar percakapan via telepon, apalagi komputer. Tapi pintarnya, situs Web Google Voice akan menampilkan kata-kata yang tidak diyakini akurat secara lebih pudar (abu-abu muda). Untungnya, Google Voice biasanya sukses dalam mencatat angka-angka -- nomor telepon, jam kedatangan, alamat. Dan sisanya masih cukup akurat untuk diterka maksudnya.

Perusahaan-perusahaan seperti PhoneTag, Callwave, dan Spinvox sebetulnya juga sudah memberi layanan pencatatan voice mail, lengkap dengan tanda baca. Bagus, tapi berbayar. Sementara Google Voice adalah gratis.

Conference call gratis: Tidak perlu lagi membayar untuk conference call, membutuhkan nomor dial-in khusus atau mengutak-atik kode akses. Anda cukup memberitahu rekan-rekan Anda untuk menelepon GrandCentral pada jam tertentu -- dan abrakadabra! Anda bisa berkonferensi dengan mereka. Tanpa bayaran tambahan.

Panggilan internasional sangat murah: Jika Anda menelepon nomor Google Voice Anda dari salah satu telepon Anda, Anda akan mendapat opsi menelepon ke luar negeri dengan tarif yang bahkan lebih rendah dari Skype (dan jauh lebih murah dari tarif operator ponsel): 2 sen USD per menit ke Perancis atau Cina, 3 sen USD per menit ke Chile atau Ceko. Mantap.

Organisasi SMS: Fitur terakhir Google Voice adalah yang paling mantap. Layanan GrandCentral yang lama tidak terlalu bersahabat dengan pesan SMS yang dikirim ke uni-number Anda. Malah, GrandCentral akan mengabaikan mereka. Pesan-pesan teks ini tidak disimpan oleh GrandCentral.

Google Voice melakukan hal yang benar: pesan teks akan dikirim ke ponsel manapun yang Anda kehendaki -- bahkan beberapa ponsel saat bersamaan.

Dan lebih mantapnya, Google Voice akan mengumpulkan pesan teks Anda dalam inbox Web, persis seperti e-mail. Anda bisa mengarsipkan mereka, mencari pesan-pesan dalam mereka dan untuk pertama kalinya dalam sejarah ponsel, menyimpan pesan-pesan itu untuk selamanya. Pesan-pesan ini tidak lagi perlu dihapus akibat ponsel Anda kepenuhan.

Anda juga bisa membalas pesan SMS dengan sebuah klik, baik balasan berupa panggilan telepon atau pesan teks lain; pertukaran pesan Anda akan ditampilkan seperti sebuah percakapan/chatting.

Google Voice juga menghilangkan beberapa hal menyebalkan dari pendahulunya. Anda bisa, jika Anda mau, mematikan opsi "tekan 1, tekan 2, dst", sehingga saat telepon berdering, Anda cukup mengangkatnya dan mulai berbicara. Google juga melakukan integrasi ala-Google; sebagai contoh, buku alamat Gmail dan Google Voice Anda akan disatukan.

Kekurangan? Tentu saja ada. Layanan ini sudah menambah sangat banyak uni-number yang tersedia, tetapi untuk saat ini hanya dapat digunakan di Amerika Serikat saja, itupun tidak di seluruh penjuru negara. Dan akibat dari teknologi deringkan-semua-telepon-secara-bersamaan, kadang-kadang Anda mendapat potongan pesan kesalahan Google Voice dalam mesin penjawab telepon yang tidak Anda angkat. (Solusi: pastikan sapaan voice mail Anda lebih panjang dari 15 detik). Dan tentunya, Anda harus mempelajari semua fitur ini.

Tetap saja, Anda tidak akan pernah bisa membayangkan sebelumnya bagaimana hidup Anda akan berubah saat Anda memiliki hanya satu nomor telepon, dengan pencatatan voice mail dan pesan teks yang tidak perlu dihapus pada semua telepon. Tiba-tiba, komunikasi Anda tidak hanya unified, tetapi juga unified dimanapun -- di ponsel, di Web, dan dalam e-mail. Dan semuanya gratis -- bahkan bebas iklan.

Tentu akan ada kompetitor yang berjatuhan; malang nasib perusahaan-perusahaan yang menjual jasa pencatatan voice mail atau jasa conference call. Tapi, itulah kehidupan. Sesekali sebuah revolusi adalah baik untuk kita semua.

Sumber: udaramaya.com
More about “Google Voice”  »»

My Award

award 1 award 2 award 2

Comment Please...


ShoutMix chat widget

My Visitor

free counters
 

My Code Link

(udd) blog

My Traffic

Blog Terbaik Indonesia 100 Blog Indonesia Terbaik  Add to Technorati FavoritesMy Ping in TotalPing.com
Top Global Site

Followers